Lee Jeans

Lee - The Legendary Denim Brand Since 1889

Lee is the signature of quality, innovation and durability.  Following with the establishment of 'H.D. Lee Mercantile Company' by Henry David Lee in Kansas, United States, Lee becomes a legendary denim brand which continues making history by its product innovations, such as the world's first-ever zip fly jeans - 101Z in 1926, iconic 'Hair-on-hide' leather label and 'Lazy S' back pocket stitching.  From the launch of the 1st Lee bib to the 13oz  '101' cowboy jeans, Lee demonstrates the passion of innovation over 120 years, transforming from a practical-and-durable-workwear maker to a contemporary-and-trendy fashion giant.

Sejarah Kami

Sejarah Kami

 
1889
1910s
1920s
1930s
1940s
1950s
1960s
1970s
1980s
1990s
2000s
 

1889

Henry David Lee mendirikan H.D. Lee Mercantile Company di Kansas dan memulai bisnis membuat dan menjual barang-barang berkualitas tinggi. Dia dengan cepat melihat kebutuhan akan workwear yang bisa diandalkan. Tidak puas dengan kualitas dan pengiriman yang tidak konsisten dari workwear dari pemasok Timur, Lee lalu memulai usahanya untuk membuat workwear yang lebih baik dan menjadi salah satu perusahaan garmen paling sukses sepanjang abad ke-20.

1911

Lee mulai membuat overall kualitas tinggi pada tahun 1911. Yang pertama disebut Bib Overall dan pada awalnya dibuat dari denim 8oz (ons) dan memiliki saku dada multi-fungsi dan button fly. Lee juga membuat jaket dan dungarees (celana jengki).

1913

Penemuan one-piece coveralls - ikon Union-Alls telah direncakan dgn baik. Terinspirasi dengan melihat sopir memperbaiki mobil, HD Lee merancang sebuah overall (terusan) yang akan melindungi pemakainya baik di bawah maupun di atas pinggang. Sebuah jaket dan celana jengki yang dijahit bersama-sama dengan baju jaket penuh. Ini langsung meraih popularitas nasional.

1920

Perusahaan The H.D.Lee menciptakan Buddy Lee sebagai bagian iklan. Pertama Buddy Lee mengenakan terusan Lee dan ditampilkan di jendela Perusahaan Dayton Department Store di Nicollet Avenue, Minneapolis, Minnesota.

1924

Celana jeans koboi Lee pertama kali diperkenalan adalah Lee 101 jeans dengan selangkangan pelana berbentuk U(u-shape) dan button fly. Celana Ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik para koboi dan penunggang rodeo. Ide yang difokuskan untuk para koboi ini ternyata menjadi sangat penting karena menjadi alasan utama mengapa jeanswear begitu terkenal di seluruh dunia.

1926

Teknologi zipper (ritsleting) telah ditambahkan ke dalam celana koboi. Jeans pertama di dunia yang menggunakan zip fly - 101Z dilempari ke pasaran, menampilkan ukuran yang disesuaikan berdasarkan proporsi pinggang dan bokong serta pengukuran jahitan bagian dalam. Bagian selangkangan berbentuk U diperkenalkan untuk menambah kenyamanan.

1936

Lee menciptakan label kulit 'hair-on-hide' label di bagian belakang jins Lee. Logo dicap langsung ke kulit sapi dan terlihat sangat menarik bagi gaya hidup koboi.

1944

Jahitan Lazy S saku belakang diperkenalkan. Jahitan di kedua kantong jika dilihat bersama-sama akan menyerupai bentuk komik Long Horn (tanduk sapi yang panjang) yang terkenal. Tahun ini juga merupakan tahun ketika pakaian koboi Lee ditempatkan bersama di bawah label Lee Riders.

1949

Lady Lee Riders diperkenalkan dan dipromosikan sebagai jeans untuk wanita dengan fitting terbaik di pasaran.

1954

James Dean muncul di film 'Giant' dan Marlon Brando muncul dalam film ‘The Wild One', keduanya mengenakan jeans Lee. Ini adalah kelahiran kultus pengendara motor dan awal transformasi denim dari workwear untuk budaya pop. Selain mendominasi pasar workwear dan western, Lee pindah ke pakaian santai dengan tema ‘Leesures’: 'Comfort Clothes for Work and Play'.

1969

Lee konsolidasi dengan Perusahaan VF, salah satu aliansi terbesar pakaian manufaktur di dunia, memungkinkan Lee untuk meningkatkan produksinya dan perluasan produksi di luar negeri.

1982

Lee bergeser penuh dari bisnis workwear dan mulai memenuhi siklus fashion, seperti menggunakan acid stone washing pada celana jeans untuk youth culture.

1995

Lee hadir di China dan tumbuh pesat di kawasan Asia Pasifik, termasuk Australia, India, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dll, menjadi salah satu merek denim yang paling penting di kawasan ini.

2009

Tepat 120 tahun telah berlalu sejak H.D. Lee menetapkan tujuan asli dan standar 'kualitas & kekuatan'

2012

“Flagship Store” Lee pertama di Asia menginjakkan kaki di Pak Sha Road, Causeway Bay, Hong Kong, memunculkan keunikan gairah denim di kota Hong Kong.

2014

Ditahun perayaan ulang tahun yang ke 125 tahun, Lee masih konsisten mengembangkan jeans untuk berbagai keperluan. Masih dengan sifat curious mencari cara paling baik untuk membuat produk kami lebih baik dan sophisticated untuk kehidupan metropolitan